Kelahiran putri ku Anindita
Tgl 26 Nov 09 jam 10 saya diperiksa dalam dan CTG lg, ternyata msh pembukaan 2 jg. Tp kali ini kepala baby sudah lebih masuk ke panggul. Saya pun disuruh pulang.Sore saya mulai merasakan mules, tp tidak sering. Mulai pkl 23 mules sudah datang tiap 30mnt. Sampai pkl 03 mules setiap 5mnt, sy pun memutuskan ke RS, ditemani gema takbir yang berkumandang, menyambut idhul adha 1430H. Sampai RS ternyata masuk pembukaan 3 ke 4. Sy mulai tidak kuat menahan mules yg subhanallah benar2 sakit bkn main. Hanya dzikir yg bs saya ucapkan dituntun oleh suami sambil menahan sakit. Kejadian wkt melahirkan Nayyara benar2 terulang saat melahirkan Anindita. Saya muntah, menggigil,gemetar menahan sakit yg tidak berhenti. Alhmd suami tercinta selalu mendampingi saya. Makasih ya yah. Pkl 5 masuk pembukaan 8. Subhanallah sakit bukan kepalang, air ketubanpun pecah. Menarik nafas panjangpun sy tdk sanggup lg. Semua persiapan persalinan sdh lengkap, dokter datang pukul 6.
Perjuanganpun dimulai, saya hampir kehabisan tenaga, posisi bayi msh diatas. Suami dan dokter serta perawat meyakinkan bhw sy pasti bs,jangan sampai divacum, sementara detak jantung bayi makin tinggi, krn saya sudah hampir menyerah. Dokter mengambil inisiatif utk mendorong bayi. Sama seperti wkt melahirkan nayyara. Alhamdulillah pertolongan allah datang, bayi cantik itupun keluar, tepat saat orang2 siap2 sholat Ied. Selamat datang putriku Rr Anindita Radhiyya Nugraha, Jum'at 27 november 2009/ 10 dzulhijah 1430H, 06.45wib.
Terimakasih utk suami ku tercinta yang setia menemani dikamar bersalin, dr Bayu DF SpOG (beribu2 terimakasih dok utk usaha dan sport spy bs melahirkan normal), bidan Siti dan para perawat yang telah membantu dengan sabar proses persalinan ke-2 saya. Powered by Telkomsel BlackBerry®
Comments [0]



